CPNS Kemenkumham Harus Dapat Memberikan Warna Baru yang Positif

CPNS Kemenkumham Harus Dapat Memberikan Warna Baru yang Positif

Jakarta - Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kemenkumham harus mampu beradaptasi dengan kebiasaan baru. Selain itu, dituntut juga agar aktif melaksanakan tugas sesuai dengan bidang dan mandatori yang diberikan, misalnya; dalam pelayanan publik ada mekanisme yang sudah ditentukan dalam bentuk SOP yang harus di penuhi.

Hal tersebut di sampaikan Sekretaris Jenderal Kemenkumham, Komisaris Jenderal (Komjen)  Andap Budhi Revianto saat membuka Orientasi sekaligus memberi arahan kepada Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kemenkumham pada unit pusat dan daerah. di Longue lt.7 Gedung Kemenkumham, Senin (4/4/2022).

Menurut andap, pengabdian yang kita berikan sekaligus sebagai bentuk rasa syukur kita dan merupakan implementasi dari hasil jerih payah kita yang telah kita lakukan selama ini. “Saudara merupakan pemimpin, minimal pemimpin bagi diri sendiri. Saya berharap rekan-rekan mampu bekerja dengan baik secara individual maupun team work,” kata Andap.

Andap juga mengucapkan selamat  kepada para CPNS yang telah diterima di Kementerian Hukum dan HAM. “Mari kita satukan hati dan pikiran untuk memberikan pengabdian yang terbaik untuk kemajuan kemenkumham” lanjut Andap

Berdasarkan data, terdapat 627.113 orang pendaftar sejak pertama kali di buka, kemudian setelah dilakukan serangkaian seleksi, terdapat 487.049 orang peserta yang lolos seleksi administrasi (77,67%), 317.629 orang peserta lolos seleksi kompetensi dasar (50.65%), 13.418 orang peserta lolos seleksi kompetensi bidang (2,14%) kemudian dari serangkaian tes yang dilakukan didapat 4.558 orang yang lulus CPNS (0,73) dan terdapat 2 (dua) peserta yang mengundurkan diri.

Sekjen Kemenkumham juga menyampaikan tiga point penting antara lain, pertama, jaga kehormatan di manapun kita berada dan bekerja sebaik-baiknya.  Kedua, harus sehat dan tetap produktif dan yang ke tiga, dapat memberikan warna baru yang positif. “Tunjukkan jati diri anda dengan prestasi,” ucap Andap.

Selain itu, Ia menambahkan bahwa atasan langsung sebagai pimpinan juga agar memberikan contoh yang baik. misalnya datang tepat waktu sebagai bukti disiplin dalam bekerja, dan lain-lain. Mari bekerja bersama-sama dan bersama sama bekerja dengan baik agar kita memperoleh legitimasi di masyarakat, sehingga menjadi insan pengayoman yang lebih baik. (Kementerian Hukum dan HAM RI)

Redaksi Citra Nusantara

Penulis: Redaksi Citra Nusantara


Iklan Tengah Detail Berita 665x140px

Berita Terkait

Ada 1 Komentar untuk Berita Ini