Jaga Momentum Peningkatan Ekonomi, Bea Cukai Terus Layani Ekspor di Berbagai Daerah

Jaga Momentum Peningkatan Ekonomi, Bea Cukai Terus Layani Ekspor di Berbagai Daerah

Jakarta - Sebagai instansi kepabeanan yang mengemban tugas dan fungsi sebagai pengumpul penerimaan negara dan fasilitator perdagangan, Bea Cukai terus berupaya mendorong tumbuhnya perekonomian nasional. Untuk menjaga momentum pertumbuhan ekspor yang meningkat  signifikan, Bea Cukai pun terus memberikan asistensi kepada para calon eksportir di berbagai daerah hingga akhirnya dapat menyelenggarakan ekspor. Hal tersebut tercermin dari layanan ekspor cangkang sawit dan produk sambal oleh Bea Cukai Parepare dan Bea Cukai Pasuruan.

"Pada tanggal 1 April 2022 Bea Cukai Parepare memberikan layanan terhadap ekspor cangkang sawit ke negara Jepang. Kebutuhan Jepang dalam memenuhi energi terbarukannya, dimanfaatkan betul oleh PT Jambi Semesta Biomassa dengan melakukan pengiriman palm kernel shell atau cangkang sawit sebanyak kurang lebih 5.000 MT melalui Pelabuhan Belang Belang Sulawesi Barat. Melalui ekspor komoditas unggulan Sulawesi Barat senilai 467.627, USD (FOB) itu, telah dihasilkan penerimaan negara melalui bea keluar sebesar Rp 933.071.000," jelas Kepala Subdirektorat Humas dan Penyuluhan Bea Cukai, Hatta Wardhana, pada Senin (04/04).

Keberhasilan pelaksanaan ekspor tersebut menurut Hatta tak terlepas dari program asistensi dan sosialisasi yang dilaksanakan oleh Bea Cukai Parepare terhadap pelaku usaha yang punya potensi untuk melakukan ekspor. Ia berharap upaya tersebut dapat mendukung suksesnya program pemulihan ekonomi nasional yang dicanangkan oleh pemerintah, sehingga ekonomi daerah semakin kuat dan terus mengalami peningkatan.

Hal serupa dilakukan Bea Cukai Pasuruan yang telah mengantarkan produk UMKM Pasuruan tembus pasar global. Hasil kerja Bea Cukai Pasuruan yang membentuk tim klinik ekspor untuk memberikan sosialisasi dan asistensi kepada para pelaku IKM/UMKM yang berorientasi ekspor, telah berbuah kesuksesan dengan berhasil mendunianya salah satu produk UMKM binaan Bea Cukai Pasuruan, yakni sambal dari Emaksita-Store.

"Selain memberikan sosialisasi dan asistensi, Bea Cukai Pasuruan juga terjun langsung untuk berkoordinasi dengan Atase Perdagangan Singapura dalam pengenalan dan promosi produk, hingga akhirnya salah satu IKM yaitu Emaksita-Store, yang bergerak di bidang kuliner khas Indonesia, yakni sambal berhasil mengekspor produknya," kata Hatta.

Disebutkan Hatta produk sambal Emaksita-Store terdiri dari Sambel Pecel Sangrai praktis khas Cepu dengan berbagai kemasan dan tingkat kepedasan dan berbagai varian Sambal Khas Nusantara (Sambal Klotok, Sambal Teri, Sambal Cumi, Sambel Hijau) yang dikemas dalam botol plastik 200 gram dan diolah dari bahan-bahan yang segar dan terjaga kualitas serta kehigienisannya.

"Dengan bergandengan tangan dan jalinan kerja sama antarinstansi yang baik, kami yakin satu per satu produk UMKM binaan Bea Cukai akan berhasil menembus pasar internasional. Bea Cukai akan terus memberikan pelayanan yang maksimal terutama di program klinik ekspor, demi kemajuan ekonomi bangsa dan negara," tegasnya. (Direktorat Jenderal Bea & Cukai)

Redaksi Citra Nusantara

Penulis: Redaksi Citra Nusantara


Iklan Tengah Detail Berita 665x140px

Berita Terkait

Form Komentar



Masukan 6 kode diatas :

huruf tidak ke baca? klik disini refresh


Komentar Via Facebook


Profil CITRA NUSANTARA

Citra Nusantara adalah media berita online Indonesia yang menyajikan berita terbaru di seluruh indonesia, kebanyakan media online di bangun dari perusahaan besar atau di bangun oleh orang-orang media, Tetapi kami adalah masyarakat yang ingin membangun nusantara melalui sebuah berita. Citra Nusantara bukanlah yang pertama bergerak di bidang media portal online , tetapi kami yakin akan senantiasa memberikan yang terbaik untuk [...]

Facebook

Instagram