Pasek Ngaku Kaget Terima Surat KY

 

Gede pasekJakarta: Ketua Komisi III Gede Pasek Suardika mengaku kaget atas surat yang ia terima. Surat itu berisi alasan mengapa Komisi Yudisial (KY) tak hadir untuk mengklarifikasi isu penyuapan yang di blow up oleh KY sendiri.

“Yah kan kita undang klarifikasi. Artinya klarifikasi, kalau ada tanggungjawab sama-sama ke publik meskinya ada skala prioritas, saya kaget juga,” ujar Pasek di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (23/9).

Menurut Pasek, dalam surat tertulis Imam Anshori datang dari Makassar ke Jakarta. Dari Jakarta Imam lalu berangkat ke Jombang untuk menghadiri pelantikan Bupati Jombang.

“Untuk ituu dia klarifikasi tertulis, artinya tertulis tidak ada dialog. Tetapi statement dia sudah merusak DPR, itu sudah. Tulisannya sudah tertulis hanya saja melantik bupati antara fungsi tugas dan tanggungjawabnya. Itu saja kita kritisi,” tegas Pasek yang melihat sama sekali tak ada korelasi tugas KY untuk hadir apalagi melantik seorang bupati.

Pasek merasa kasihan pada calon hakim agung (CHA) yang ikut terkena imbasnya. Para CHA menurut Pasek terdegradasi opini yang terlanjur berkembang di publik. Imam Anshori membuat jawaban tertulis dalam surat bernomor 807/P/P.KY/09/2013.

(METRO)

Tanggapan Anda

Media Terverifikasi Pemerintah


ISSN Citra Nusantara Nusantara News Multimedia


Sejak Oktober 2012, Koran Nasional Gratis Citra Nusantara telah terdaftar sebagai produk media dibawah naungan perusahaan pers PT. JES Multimedia Group, berdasarkan: SK KEMENKUMHAM Nomor: AHU-64334.AH.01.01.Tahun 2012 dengan tanda daftar Perseroan nomor: AHU-0108943.AH.01.09.Tahun 2012 tertanggal 14 Desember 2012.


Negara melalui LIPI memberikan pengesahan penerbitan berita cetak dan online terverifikasi. Legalitas ISSN Koran Nasional Gratis Citra Nusantara dapat diverifikasi melalui link berikut ini: http://u.lipi.go.id/1361950022